Kalsium adalah sebuah elemen kimia
dengan simbol Ca dan nomor atom 20. Mempunyai massa atom 40.078 amu. Kalsium
merupakan salah satu logam alkali tanah, dan merupakan elemen terabaikan kelima
terbanyak di bumi. Kalsium juga merupakan ion terabaikan kelima terbanyak di air
laut dilihat dari segi molaritas dan massanya, setelah natrium, klorida,
magnesium, dan sulfat.
MANFAAT BAGI MANUSIA
Kalsium adalah mineral yang amat
penting bagi manusia, antara lain bagi metabolisme tubuh, penghubung antar
saraf, kerja jantung, dan pergerakan otot.
Berikut beberapa manfaat kalsium
bagi manusia:
- Mengaktifkan saraf
- Melancarkan peredaran darah
- Melenturkan otot
- Menormalkan tekanan darah
- Menyeimbangkan tingkat keasaman darah
- Menjaga keseimbangan cairan tubuh
- Mencegah osteoporosis (keropos tulang)
- Mencegah penyakit jantung
- Menurunkan risiko kanker usus
- Mengatasi kram, sakit pinggang, wasir, dan reumatik
- Mengatasi keluhan saat haid dan menopause
- Meminimalkan penyusutan tulang selama hamil dan
menyusui
- Membantu mineralisasi gigi dan mencegah pendarahan akar
gigi
- Mengatasi kering dan pecah-pecah pada kulit kaki dan
tangan
- Memulihkan gairah seks yang menurun/melemah
- Mengatasi kencing manis (mengaktifkan pankreas)
Setelah umur 20 tahun, tubuh manusia
akan mulai mengalami kekurangan kalsium sebanyak 1% per tahun. Dan setelah umur
50 tahun, jumlah kandungan kalsium dalam tubuh akan menyusut sebanyak 30%.
Kehilangan akan mencapai 50% ketika mencapai umur 70 tahun dan seterusnya
mengalami masalah kekurangan kalsium.
Gejala awal kekurangan kalsium
adalah seperti lesu, banyak keringat, gelisah, sesak napas, menurunnya daya
tahan tubuh, kurang nafsu makan, sembelit, sering BAB, insomnia, kram, dan
sebagainya.
Kebutuhan
dan Sumber Kalsium Bagi Tubuh
Kalsium merupakan mineral
yang sangat penting bagi manusia. Fungsi kalsium dalam tubuh antara lain untuk
metabolisme tubuh, penghubung antar saraf, kerja jantung, dan pergerakan otot.
Kalsium merupakan mineral
yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Kadar kalsium dalam tubuh berkisar
antara 1,5-2%, dan 99%, dan berada pada tulang dalam bentuk
hydroxylapatit [3Ca3(PO4)2.Ca(OH)2]. Dalam tubun kita, sebaiknya kadar kalsium
darah dipertahankan antara 10-15 mg/100 ml Dikarenakan berbagai faktor,
deposisi kalsium dapat bervariasi sesuai usia, yaitu dapat meningkat selama
setengah masa hidup pertama dan menurun secara perlahan pada usia seterusnya.
Menurut beberapa hasil
penelitian, setelah umur 20 tahun, tubuh manusia akan mulai mengalami
kekurangan kalsium sebanyak 1% per tahun. Dan setelah umur 50 tahun, jumlah
kandungan kalsium dalam tubuh akan menyusut sebanyak 30%. Kehilangan akan
mencapai 50% ketika mencapai umur 70 tahun dan seterusnya mengalami masalah
kekurangan kalsium.
Sisa kalsium tubuh dapat
berada dalam intra dan ekstraseluler, dimana kalsium ini berperanan sangat
vital dalam mengatur fungsi sel dan impuls syaraf. Selain itu kalsium merupakan
bagian integral dalam mekanisme pembekuan darah.
Beberapa faktor yang
mempengaruhi penyerapan kalsium yang berasal dari makanan, akan sangat
tergantung dari beberapa hal, antra lain proporsi relatif dari zat pengkilasi
dalam makanan yang menentukan jumlah kalsium yang akan diserap. Selain itu juga
tergantung dari tingkat stimulasi dari 25-OH vitamin D aktif terhadap alat-alat
penyerap dalam mukosa intestin yang menentukan jumlah kalsium yang di ambil.
Beberapa bahan makanan
nabati dapat mengandung cukup banyak kalsium tetapi kalsium tersebut mungkin
tidak dapat digunakan karena tingginya kadar oksalat atau pitat. Yang termasuk
dalam jenis sayuran ini antra lain bayam, sawi , bit serta biji-bijian
Dengan adanya oksalat dalam
makanan menyebabkan kalsium tidak dapat digunakan. Hal ini disebabkan karena
terbentuknya garam-garam yang tidak larut. Hanya 30-50% kalsium dalam makanan
yang biasa diserap. Kapasitas penyimpanan banyak menurun bersama usia dan lebih
banyak pada pria dari pada wanita pada semua usia. Jumlah kalsium yang
diekskresi dalam urin merupakan refleksi dari sejumlah kalsium diserap dari
diet dan tidak perlu menggambarkan total konsumsi. Misalnya, dengan intake
antara 500-1200 mg kalsium (70 kg berat badan) secara normal diekskresikan
melalui urin rata-rata sebanyak 80-250 mg, selebihnya di ekskresikan melalui
keringat, kehamilan, feses dan laktasi .
1. Kalsium adalah mineral yang
paling banyak diperlukan oleh tubuh.
Kebutuhan harian kalsium adalah 800 mg untuk
dewasa di atas 25 tahun dan 1.000 mg setelah usia 50 tahun. Ibu hamil dan
menyusui harus mengkonsumsi 1.200 mg kalsium per hari. Kebutuhan kalsium
anak-anak dan remaja meningkat sesuai usia:
-
Bayi
berumur s.d. 5 bulan : 400 mg
-
Bayi
6 bulan s.d. 1 tahun : 600 mg
-
Anak
usia 1 s.d. 10 tahun : 800 mg
-
Remaja
usia 11 s.d. 24 tahun: 1.200 mg
2. Sekitar 99% kalsium berada pada
jaringan tulang dan gigi, sisanya berada di darah dan sel-sel tubuh.
3. Kalsium memiliki banyak
manfaat.
Manfaat
kalsium bagi tubuh, antara lain:
·
Pembentukan
dan pemeliharaan tulang dan gigi. Anak-anak memerlukan kalsium untuk pertumbuhan
tulang dan gigi mereka. Kekurangan kalsium dapat mengakibatkan pertumbuhan
tulang anak tidak sempurna dan menderita penyakit rickets. Orang dewasa
membutuhkan kalsium untuk terus-menerus meremajakan sistem tulang dan giginya.
Mineral di tulang dan gigi kita tergantikan 100% setiap tujuh tahun sekali.
·
Mencegah
osteoporosis. Bila tidak mendapat cukup kalsium dari makanan, tubuh akan
mengambilnya dari “bank kalsium” pada tangan, kaki dan tulang panjang lainnya.
Kekurangan konsumsi kalsium dalam waktu lama akan mengakibatkan tubuh
mengambilnya langsung dari tulang-tulang padat. Hal ini mengakibatkan tulang
keropos dan mudah patah (osteoporosis). Bila seorang wanita dari umur 20 tahun
setiap harinya mengkonsumsi kalsium 400 mg lebih rendah daripada yang
dibutuhkan, pada umur 55 tahun tulangnya keropos 1/3 bagiannya.
·
Penyimpanan
glikogen. Kalsium berperan dalam proses penyimpanan glikogen. Bila tidak ada
kalsium, tubuh akan merasa lapar terus-menerus karena tidak dapat menyimpan
glikogen.
·
Melancarkan
fungsi otot, otak dan sistem syaraf. Otot, otak dan sistem syaraf membutuhkan
kalsium agar dapat berfungsi optimal. Kekurangan kalsium dapat menyebabkan
spasme (kejang) otot dan gangguan fungsi otak dan sistem syaraf.
Article Source:
- Supariasa, I.D.N., Bakri, B.
& Fajar, I. (2002) Penilaian Status Gizi. Buku Kedokteran EGC.
Jakarta.
- Linder, M.C. (1992) Biokimia
Nutrisi dan Metabolisme, dengan Pemakaian Secara Klinis. Universitas
Indonesia : UIPress. Jakarta.